Dalil Dalil Dokter dan Bidan Mengarahkan Ibu Hamil Untuk Operasi Sesar

Dari sekian cara, penipuan-penipuan atau kebodohan-kebodohan atau pemutar balikan fakta yang Saya ketahui sebagian dari mereka (dokter dan bidan) pakai untuk membuat ibu hamil memilih operasi sesar.

1. Ucapan sebagian bidan atau dokter: “Waktu ibu untuk melahirkan normal tinggal beberapa hari lagi, kalau melampaui waktu tersebut maka harus di-sesar atau saya angkat tangan” (baca: tidak tanggung jawab lagi, alias seakan-akan secara medis sudah tidak mungkin)

Bantahan:
Subhanallah, Saya heran dengan dokter dan bidan yang menggunakan dalil ini seakan mereka mengetahui takdir apa yang akan terjadi di masa depan. Dari mana dia mendapatkan wahyu sehingga ia tahu bahwa usia kandungan ibu hamil tinggal beberapa hari, kalau tidak maka tidak bisa lahir normal. Sejak kapan dokter dan bidan mengetahui takdir yang ada di lauh mahfuzh sehingga mereka berani mengatakan hal tersebut? Bertakwalah kepada Allah wahai Anda dokter dan bidan yang selalu mengucapkan perkataan tersebut. Takutlah akan azab Allah di hari kiamat.

2. Panggul ibu sempit, sehingga janin tidak bisa melewatinya. Kalau dipaksa nanti tulang akan patah dan bisa mengakibatkan kematian bagi ibu dan anak.

Bantahan:
Pertama, tidak mungkin Allah menciptakan sesuatu sia-sia. Hatta, wanita yang bertubuh pendek dan panggul sempit sekali pun masih bisa lahir normal dan anak berukuran normal.

Kedua, dalam proses biologis di tubuh ibu hamil, ketika sudah datang waktunya melahirkan maka akan muncul hormon atau zat yang membuat tulang panggul menjadi lunak sehingga bisa merenggang. Sehingga alasan panggul sempit sama sekali tidak masuk akal, dan tidak bisa menjadi alasan.

Ketiga, seharusnya dokter dan bidan yang bersemangat membantu kelahiran normal meminimalkan ucapan-ucapan seperti ini, karena akan membuat ciut nyali ibu hamil dan gentar menghadapi kelahiran normal, itupun kalau alasan dokter dan bidan bisa diterima secara agama atau masuk akal juga.

3. Bayi terlalu besar
mari kita berpikir logis dengan melihat fakta-fakta yang ada di sekitar. Sungguh banyak anak yang lahir dengan berat badan 4 kg, 5 kg, bahkan lebih, dan tidak ada masalah berarti. Kadang orang lupa bahwa Allah yang mentakdirkan semuanya. Hanya kepadaNya kita menggantungkan nasib kita, memohon pertolongan, dan meminta suatu proses kelahiran normal.

Bahwa “perkiraan” bahwa bayi terlalu besar maka tidak bisa lahir secara normal hal ini tidak perlu dirinci lagi kedustaannya karena alasan ini sangat dibuat-buat, jelas sekali.

4. Perkataan sebagian bidan dan dokter: “Setelah melihat di USG, “tampaknya” air ketuban ibu tinggal sedikit dan bahkan keruh.

Bantahan:
Saya heran dengan kebodohan ini tentang bagaimana sebagian dokter dan bidan menggantungkan ilmu mereka kepada usg, sepertinya semua keputusan harus berdasarkan apa yang dari usg! padahal bagaimana USG bisa mengukur kualitas dan kuantitas air ketuban??? Bahkan USG tidak pernah bisa mengukur kualitas dan kuantitas air ketuban. Alasan ini sangat dibuat-buat, dan tampak bodoh bidan yang menggunakan alasan ini.

Lagipula, USG itu termasuk penemuan terbodoh yang dibuat manusia. Halo,!!

Bantahan Global

Untuk semua poin di atas ada bantahan global yang sebagian dokter dan bidan tersebut tidak bisa membantahnya, dan kalau tetap dibantah juga maka silakan pindah ke bumi yang lain.

Bantahan tersebut adalah:

Fakta bahwasanya bapak moyang kita, Adam Alaihissalam dan keturunan-keturunannya, atau Nabi Nuh, Nabi Ibrohim, Nabi Musa, Nabi Isa, Rasulullah Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam semua lahir secara normal!! Atau lebih dekat lagi Kakek-kakek Anda semua dilahirkan secara normal! Bersamaan dengan beraneka kondisi fisik ibu dan bayi. Ada ibu yang badannya tinggi, ada yang pendek. Dan juga ada bayi yang kecil, ada yang besar, ada yang lahir normal pada bulan ketujuh, kedelapan, kesembilan, bahkan ada juga walau tidak banyak, yang lahir pada bulan kesepuluh, kesebelas, dan keduabelas.

Kemudian datang pahlawan-pahlawan kesiangan, mempromosikan wasiat yahudi Operasi Sesar, seakan para wanita hamil tidak bisa melahirkan kecuali dengan itu. Maka tertawalah Yahudi atas kebodohan orang-orang sebagian bidan dan dokter yang memakan ucapan dan kampanye busuk mereka. Kemudian apakah Anda juga  ingin termakan kedustaan-kedustaan yang mereka buat ?

Bukalah pikiran Anda…

Iklan
Categories: Anak dan Orang Tua, Kebahagiaan, Kehamilan, Senandung Hati, Syariah, Uncategorized | Tag: , , , , | 23 Komentar

Navigasi pos

23 thoughts on “Dalil Dalil Dokter dan Bidan Mengarahkan Ibu Hamil Untuk Operasi Sesar

  1. dilshad

    dengan hormat.
    hentikan pembodohan-pembodohan terhadap pasien. wahai dokter dan bidan katakanlah yang sejujurnya demi menyelamatkan pasien dan diri anda. demi menyelamatkan reputasi dokter anda. camkan sumpah dokter anda. tulisan ini tidak bermaksud untuk menghina tapi untuk koreksi kearah yang benar demi memperbaiki reputasi anda selaku dokter dan bidan. dan pelaku kesehatan lainnya. karena kecurangan lambat laun akan terungkap. mari lah bertaubat kepada tuhan yang maha esa. saat ini pintu taubat masih terbuka.

  2. betul pak, tulisan ini tidak bermaksud menghina. Saya hanya mencoba menjabarkan sedikit argumentasi pembelaan dari beberapa ucapan ‘vonis’ sebagian dokter dan bidan yang sering mengarahkan dengan atau tanpa sengaja kepada operasi sesar / caesaria sectio.

  3. saleh shahab

    istri teman saya pernah di vonis sama dokter untuk segera di cesar tapi saya ngatakan kamu bertawakkallah kepada allah berdoalah kamu dan bacalah al quran di atas perut istrimu maka si teman saya tadi merasa kaget karena bayi yang ada di kandungan istrinya mau keluar atas bantuan allah bayi keluar dengan normal padahal bidan dan dukun beranak masih belum datang bayi keluar dengan selamat cuma teman saya tadi sehabis baca al quran yang membantu istrinya

    • Alhamdulillah y pak dengan izin Allah kejadian-kejadian “di luar perkiraan medis” bisa terjadi.

      sejatinya memang ini yang selalu luput dari pandangan “medis modern”, mereka selalu menjadikan alasan “akal dan rasional” sebagai mutlak pertimbangan.

      akhirnya yang mereka kira rasional, ternyata hanyalah ocehan tanpa arti, bagi yang menjalani.

  4. trik pembagian hasil antarA dokter dan bidan,contoh umpama lahir normal di bidan,si bidan dpt bayaran dari pasien 800rb,tp krn bidan males dan tak profesional dan tanpa hati nurani dan melupakan etika maka dia menyarankan operasi dgn dalih menakuti pasien,dan di sarankan ke dokter tertentu,,setelah proses administrasi sesar lunas biaya 7 jt sampai 15 jt,,maka si bidan akan dapet komisi dari dokter tersebut misalkan 1 sampai 2 jt .kan lumayan krn tak harus menjalani kerja keras utk berusaha agar pasien melahirkan normal.tanpa keringat,tempat tetap bersih dan dpt bayaran super lebih.ini rahasia bisnis biar smua saling menguntungkan

    bagaimana komentar anda?

    • Gerald Lamia, ST

      Dalam Ilmu kedokteran modern, proses melahirkan melalui sesar sangat ditentang dan hanya diperbolehkan untuk keadaan darurat saja. Hanya oknum yang tidak bertanggung jawab yang harus diadili disini, bukan ilmu kedokterannya. Berdasarkan penelitian para ahli yang telah dipatenkan secara internasional bahwa bayi yang lahir melalui sesar sangat rentan terhadap berbagai penyakit dan pertumbuhannya juga dapat terhambat baik secara fisik maupun mental. Karena antibodi yang seharusnya diserap bayi melalui jalan lahir tentunya tidak dia peroleh melalui operasi sesar.

      Anak pertama saya baru2 saja lahir melalui proses sesar yang sangat saya tentang sebelumnya. Sampai2 istri saya harus bertahan 24 jam lebih di ruang bersalin pasca keluarnya darah dari kemaluan. Yang saya sesalkan, saya tidak diijinkan masuk menemani istri saya baik didalam ruang bersalin maupun didalam ruang operasi. Hanya dokter yang sesekali keluar menyampaikan hasil diagnosa dan tindakan yang akan dia lakukan serta meminta persetujuan saya. Tapi saya sangat bersyukur kepada Tuhan karena Istri dan anak saya sehat meskipun sempat ditemukan gejala penyakit kuning. Karena menurut dokter yang melakukan tindakan operasi, air ketuban istri saya berwarna hijau dan dikhawatirkan sempat tertelan oleh bayi.

      Menurut catatan Dinas Kesehatan, Angka kematian Ibu dan atau Bayi baik sebelum dan sesudah melahirkan masih sangat tinggi. Bahkan pada akhir tahun 2013 Indonesia menduduki tingkat tertinggi di ASEAN.
      Karena itu janganlah kita menghakimi Ilmu Pengetahuan, kecuali oknum yang menyalah gunakannya.
      Semua manusia tidak akan pernah memahami ilmu pengetahuan serta penemuan2 baru jika bukan karena petunjuk dari Allah.

      • Iya Bu. Saya menulis artikel ini tentang SC adalah karena:
        1. SC berasal dari rekayasa yahudi
        2. Saya menyesalkan tenaga medis yang bermudah-mudahan mengarahkan ibu hamil untuk melakukan SC. Padahal secara teknis ilmu “dukun beranak” hal tersebut tidak perlu dan bisa dilakukan dengan kelahiran normal.

        Terimakasih atas komentarnya.

  5. devi

    Tidak semua dokter kandungan dan bidan yg memvonis ibu hamil harus melahirkan secara caesar. Ada juga dokter dan bidan yg masih mengupayakan untuk bisa lahir normal. Contohnya kakak saya. Ketika akan melahirkan kakak saya sudah kehabisan tenaga sehingga dia meminta kepada dokter kandungan untuk di caesar saja. Tapi dokter kandungan tersebut tetap ngotot kalo kakak saya bisa melahirkan dengan normal. Dokter tsb bahkan memberikan nasehat kepada kakak saya tentang tidak enaknya melahirkan dengan cara caesar seperti proses penyembuhan yg lebih lama dari persalinan normal juga biaya yg jauh lebih besar dari melahirkan secara normal. Alhamdulillah kakak saya melahirkan dengan normal dan besoknya sudah di bolehkan oleh dokternya.

  6. someone

    Iyaa sii org dulu2 lahir gag pernah ada yg d operasi alias lahir normal semua,, tapi apa anda pernah nyari tau angka kesakitan dan kematian ibu&bayi pada masa itu dan d bandingkan dng sekarang??

  7. Sebenarnya aku gak ingin sesar, tp selain alasan dokter bilang air ketuban tinggal sedikit, ada juga jantung bayi kita tidak kuat, atau tidak ngajakin……. itu bagaimana???????? saya sedih sekali….. ternyata itu jd penyesalanku….

    • Turut bersimpati bu pramasari. Jika sudah terjadi itu sudah ketetapan Allah ya. Semoga tidak berkecil hati. Dan semoga di kesempatan selanjutnya -dengan izin Allah- bisa lahir secara normal. amin.

  8. Astagfirulloh… lebih baik jika kita berbaik sangka, jika memang begtu, apa gunany Alloh menciptakan ilmu kedokteran,,, masyaAlloh bnyak2 istigfar yah. lebih baik bnyak belajar lg

    • Kan ditulisnya “Sebagian dokter dan bidan”. Bukan semua dokter dan bidan. Di sini tidak ada buruk sangka. Ini fakta yang ditemui di kehidupan.

      Adapun ilmu kedokteran, apakah semua ilmu kedokteran itu bermanfaat ?
      Tidak . Dia Ada buruknya.

      Kalau anda mencari ilmu yang 100% manfaat , itu adalah ilmu agama.

  9. Abu hamzah

    1 bulan yang lalu aku jg baru mendengar cerita dari seorang Ibu yang sudah cukup umur, beliau mengandung selama 12 bulan dan bayinya lahir dengan berat 5,7 kg, normal tanpa operasi, katanya suara tangisnya tidak seperti bayi pada umumnya karena lama dikandungan dan saking besarnya..

  10. masihbelajar

    tidak ada dokter yg berniat mencelakakan, niatnya menolong

  11. Gerald Lamia, ST

    Semua ilmu pengetahuan tentang kehidupan yang dikuasai oleh manusia serta cara menjalaninya berasal dari Allah. Hal ini berawal dari dosa manusia pertama (Adam dan Hawa) yang memakan buah dari pohon yang dilarang oleh Allah sehingga mata dan pikiran mereka terbuka akan pengetahuan.
    Belum pernah saya membaca atau mendengar ada ayat dalam kitab suci yang melarang proses kelahiran sesar baik dalam Kitab Taurat maupun Kitab para Nabi. Jika ada tolong beritahu saya, tidak perduli tertulis dalam Al-Qur’an ataupun dalam Kitab Injil.

    Berikut petika ayat yang pernah saya baca dalam Kitab Injil yang tidak semuanya saya cantumkan karena sangat banyak ayat tentang pengetahuan dan didikan; Semoga memberi hikmat.

    Keluaran 31:3
    dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

    Ayub 5:17
    Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.

    Ayub 37:5
    Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita;

    Ayub 38:2
    Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan?

    Ayub 42:3
    Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.

    Amsal 1:3
    untuk menerima didikan yang menjadikan pandai, serta kebenaran, keadilan dan kejujuran,

    Amsal 1:4
    untuk memberikan kecerdasan kepada orang yang tak berpengalaman, dan pengetahuan serta kebijaksanaan kepada orang muda–

    Amsal 1:7
    Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.

    Amsal 12:1
    Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.

    Amsal 4:13
    Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya, peliharalah dia, karena dialah hidupmu.

    Amsal 19:27
    Hai anakku, jangan lagi mendengarkan didikan kalau engkau menyimpang juga dari perkataan-perkataan yang memberi pengetahuan.

    Amsal 22:15
    Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.

    • Katakanlah Allah itu AHAD. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan.

      Tinggalkan keyakinan anda yang akan mencelakakan anda di akhirat.

  12. maaf, anda dokter, bidan, perawat atau apa ya ? kalau sekiranya anda bukan tenaga medis, tolong jangan memberikan informasi2 kesehatan yang sekiranya tanpa dasar medis yg jelas ya. karena dalam mempelajari ilmu obstetri dan ginekologi it tidak semudah yg anda tulis. itulah knp pendidikan spesialis obstetri ginekologi 3-4 thn , dan bidan min 3 thn. Jadi, jika anda adalah bidan atau dokter sp.OG, maka tulisan ini mungkin ada benarnya tp kalau anda bukan , bahkan bukan tenaga kesehatan maka anda telah melecehkan semua bidan dan dokter kandungan di dunia dan menyebarkan isu2 yg tdk bisa dipidanakan.

    • maaf pernyaan anda keliru: maka anda telah melecehkan SEMUA bidan dan dokter kandungan di dunia.

      Komentar: pada artikel lain saya menuliskan “Sebagian”, bukan semua. Saya paham bahwa tidak semua, tapi ada dan itu saya alami sendiri. Apakah yang bisa berbicara terkait hal ini hanya pelaku kesehatan? apakah konsumen (saya dan keluarga) tidak boleh? Ya nggak lah

    • Tolong dibaca tulisan saya. Karena saya tidak “melecehkan semua bidan dan dokter kandungan di dunia”.

      saya menggunakan frasa “Kebanyakan”. Karena saya tidak mengganggap semua.

      Terimakasih atas komentar Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: