Anak dan Orang Tua

Posting baru setelah 2 tahun lebih


Alhamdulillah sekarang sudah tahun 2017 bulan September

Dari terakhir posting dan yang ini terbaru sudah banyak kejadian-kejadian yang Allah takdirkan kepada saya Alhamdulillah sekarang berada di sebuah pesantren di Gresik dalam rangka menjalani sebab untuk melindungi keluarga dan khususnya saya sendiri. Nikmat yang sangat besar sekali.

Dan tidaklah terasa apa-apa berupa kesulitan yang terjadi dikarenakan besar sekali nikmat yang kami rasakan sekarang berada di sekitar ilmu. Pagi hari bersama dengan santri-santri yang banyak membaca Al-Quran, terkadang kami pulang langsung ke rumah untuk makan karena pada pukul 05.30 sudah berjalan pelajaran Fiqih Imam Mazhab Asy-Syafi’i yang menggunakan kitab Matan Abu Syuja’ Ghoyah wa Taqrib yang diajarkan oleh Ustadz Kholiful Hadi hafizhahullahu Ta’ala. Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Anak dan Orang Tua, Dinamika, Pendidikan, Peran Istri, Tarbiyah, Uncategorized | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Anak Sukses?


Copas grup sebelah:

Paling sedih hati terasa ketika orang tua menganggap anaknya sendiri adalah anak gagal, atau tidak berhasil, atau pokoknya di antara berhasil dan gagal

Setiap kali itu terjadi, si anak akan mncari pembelaan
“Lha,dulu yang mendidik saya siapa..?!”
“Lha, dulu yang menghancurkan kepercayaan diri saya siapa..?!”
“Lha, dulu siapa yg menganakemaskan kakak saya dibanding diri saya..?!”

Sebagai anak, berbakti kepada orang tua tetap berjalan, meskipun mereka menganggap ia sebagai anak gagal.

Ia sekarang sudah punya anak juga 😄 semoga ia bisa mendidik anaknya sebaik mungkin
Berhasil sebagai HAMBA ALLAH
Bukan sebagai hambanya orang tua

@ Bumi Allah

Categories: Anak dan Orang Tua, Anak Lelaki, Anak Perempuan, Bakti Kepada Orang Tua, Ibu, Kebahagiaan, Senandung Hati | Tinggalkan komentar

Bahagia


Bahagia itu dengan beribadah kepada Nya
Tahukah kamu apa itu ibadah?
Ibadah bukanlah sesuatu yang sempit
Jika kamu tahu keindahan syariat Nya
Melandasi kegiatan yang dijalani dgn niat
Ibadah. Didasari ilmu tentang syariat islam.

Melihat anak 4 orang karunia Rabbul ‘Izzati
Setitik nikmat dari lautan nikmat yang dicurahkan Nya
Nikmat yang nanti harus dipertanggungjawabkan di hadapanNya
Masa-masa yang sangat berat tak terbayangkan saat ini

Bahagia saat ini selalu bercampur dengan kesedihan
Kebahagiaan yang tidak abadi, selalu berganti dengan duka
Kuulang-ulang terus dalam pikiran, semoga
Kebahagiaan ini menjadi reuni paling indah
Ketika semoga Allah berikan Rahmat-Nya sehingga
Aku sekeluarga bertemu berkumpul di jannah Nya

Sungguh indah ibadah kepada -Nya
Itu adalah kebutuhan ku yang Maha Suci Engkau
Kebutuhan ku, dan pula akan diganjar dengan rahmat-Nya
Sungguh Allah Ar Rahman dan Ar Rahim
Ampunilah dosa-dosa hamba

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazhzhoolimiin

@ Bumi Allah

Categories: Anak dan Orang Tua, Cinta, Kebahagiaan, Senandung Hati, Suami | Tag: | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.