Senandung Hati

Anak Sukses?


Copas grup sebelah:

Paling sedih hati terasa ketika orang tua menganggap anaknya sendiri adalah anak gagal, atau tidak berhasil, atau pokoknya di antara berhasil dan gagal

Setiap kali itu terjadi, si anak akan mncari pembelaan
“Lha,dulu yang mendidik saya siapa..?!”
“Lha, dulu yang menghancurkan kepercayaan diri saya siapa..?!”
“Lha, dulu siapa yg menganakemaskan kakak saya dibanding diri saya..?!”

Sebagai anak, berbakti kepada orang tua tetap berjalan, meskipun mereka menganggap ia sebagai anak gagal.

Ia sekarang sudah punya anak juga 😄 semoga ia bisa mendidik anaknya sebaik mungkin
Berhasil sebagai HAMBA ALLAH
Bukan sebagai hambanya orang tua

@ Bumi Allah

Categories: Anak dan Orang Tua, Anak Lelaki, Anak Perempuan, Bakti Kepada Orang Tua, Ibu, Kebahagiaan, Senandung Hati | Tinggalkan komentar

Bahagia


Bahagia itu dengan beribadah kepada Nya
Tahukah kamu apa itu ibadah?
Ibadah bukanlah sesuatu yang sempit
Jika kamu tahu keindahan syariat Nya
Melandasi kegiatan yang dijalani dgn niat
Ibadah. Didasari ilmu tentang syariat islam.

Melihat anak 4 orang karunia Rabbul ‘Izzati
Setitik nikmat dari lautan nikmat yang dicurahkan Nya
Nikmat yang nanti harus dipertanggungjawabkan di hadapanNya
Masa-masa yang sangat berat tak terbayangkan saat ini

Bahagia saat ini selalu bercampur dengan kesedihan
Kebahagiaan yang tidak abadi, selalu berganti dengan duka
Kuulang-ulang terus dalam pikiran, semoga
Kebahagiaan ini menjadi reuni paling indah
Ketika semoga Allah berikan Rahmat-Nya sehingga
Aku sekeluarga bertemu berkumpul di jannah Nya

Sungguh indah ibadah kepada -Nya
Itu adalah kebutuhan ku yang Maha Suci Engkau
Kebutuhan ku, dan pula akan diganjar dengan rahmat-Nya
Sungguh Allah Ar Rahman dan Ar Rahim
Ampunilah dosa-dosa hamba

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazhzhoolimiin

@ Bumi Allah

Categories: Anak dan Orang Tua, Cinta, Kebahagiaan, Senandung Hati, Suami | Tag: | Tinggalkan komentar

Angan-anganku


Tahukah kamu, wahai istriku, apa kebiasaanku dalam waktu kosong? Terkadang, aku berkhayal, menjadi suamimu di surga (aamiin).. engkau sebagai bidadari yang saangaat cantik jelita.. yang aku mencintaimu dan kaupun mencintaiku.. aku teruskan berhayal tentang secantik apakah dirimu di surga kelak.. (aamiin).. sehingga aku akan berusaha masuk surga (semoga Allah mudahkan).. dan engkau juga, wahai permaisuri duniaku, engkau menjadi pendampingku di surga nanti… aamiin… semoga Allah mengabulkan doaku ini… sesungguhnya aku mencintaimu tulus walaupun kekurangan yang ada padaku tidak terhitung… aku cinta kamu sejak pertama bertemu… semoga kan abadi hingga hari-hari bahagia di jannahNya… aamiin…

Categories: Dinamika, Istri, Senandung Hati | Tag: | 1 Komentar

Blog di WordPress.com.