Khususnya Lajang

Pergaulan Bebas Menebar Budaya Syahwat


(ditulis oleh: Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin)

Jangan terkejut dan heran apabila pada masa sekarang dijumpai anak berusia sepuluh tahun—atau bahkan lebih rendah—mampu bertutur secara lancar dan tanpa malu masalah hubungan suami istri. Jangan kaget dan heran pula jika dijumpai anak-anak usia sekolah dasar mengetahui beberapa kosakata terkait masalah seksual. Masalah yang masih relatif dianggap sebagai barang sensitif dan tabu.

Pertanyaannya, mengapa anak-anak yang masih relatif ingusan itu bisa mengetahui hal-hal yang dianggap sensitif dan tabu tersebut?
Dari survei yang ada, ternyata mereka mengenal masalah seputar seks dari media, seperti situs internet, majalah, novel, cakrampadat (CD), dan telepon seluler (HP). Bahkan, telepon seluler menempati urutan pertama sebagai media yang bisa diakses untuk mendapat informasi masalah seks. (Pornografi Dilarang Tapi Dicari, Azimah Soebagijo, hlm. 84) Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Khususnya Lajang | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Katakan Tidak Untuk Pacaran


(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar ibnu Rifa’i)

وَلَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ
“Janganlah seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita (yang bukan mahram) karena sesungguhnya yang menjadi pihak ketiga adalah setan.” Baca lebih lanjut

Categories: Amanah, Anak dan Orang Tua, Anak Lelaki, Anak Perempuan, Cinta, Khususnya Lajang, Pendidikan, Problematika, Teman | Tag: , , , , , | Tinggalkan komentar

Wanita Bekerja Di Luar Rumah


Saya bekerja dari pukul 07.00-13.00 WIB dan saya biasa berangkat kerja sendiri. Suami saya bekerja mulai pukul 08.00 WIB. Yang ingin saya tanyakan:

  1. Selama 1 jam setelah saya berangkat kerja, di rumah hanya ada suami dan pembantu yang ditemani anak-anak saya yang masih kecil. Apakah hal ini dibolehkan oleh syariat?
  2. Apakah dengan menitipkan anak selama saya bekerja termasuk menyia-nyiakan tanggung jawab saya sebagai seorang ibu?
  3. Apakah benar tindakan suami saya yang membiarkan saya bekerja di luar rumah?

Saya sangat mengharapkan jawaban agar saya tidak terlampau jauh terjerumus dalam kemaksiatan.
(Ummu Fulan – Jakarta) Baca lebih lanjut

Categories: Kaum Hawwa', Khususnya Lajang | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.