Posts Tagged With: hak istri

Posting baru setelah 2 tahun lebih


Alhamdulillah sekarang sudah tahun 2017 bulan September

Dari terakhir posting dan yang ini terbaru sudah banyak kejadian-kejadian yang Allah takdirkan kepada saya Alhamdulillah sekarang berada di sebuah pesantren di Gresik dalam rangka menjalani sebab untuk melindungi keluarga dan khususnya saya sendiri. Nikmat yang sangat besar sekali.

Dan tidaklah terasa apa-apa berupa kesulitan yang terjadi dikarenakan besar sekali nikmat yang kami rasakan sekarang berada di sekitar ilmu. Pagi hari bersama dengan santri-santri yang banyak membaca Al-Quran, terkadang kami pulang langsung ke rumah untuk makan karena pada pukul 05.30 sudah berjalan pelajaran Fiqih Imam Mazhab Asy-Syafi’i yang menggunakan kitab Matan Abu Syuja’ Ghoyah wa Taqrib yang diajarkan oleh Ustadz Kholiful Hadi hafizhahullahu Ta’ala. Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Anak dan Orang Tua, Dinamika, Pendidikan, Peran Istri, Tarbiyah, Uncategorized | Tag: , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Bahaya Hutang


Keutamaan Orang yang Terbebas dari Hutang

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ

“Barangsiapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan dia terbebas dari tiga hal: [1] sombong, [2] ghulul (khianat), dan [3] hutang, maka dia akan masuk surga.” (HR. Ibnu Majah no. 2412. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih). Ibnu Majah membawakan hadits ini pada Bab “Peringatan keras mengenai hutang.” Baca lebih lanjut

Categories: Akhlak, Biaya Hidup, Pendidikan, Peran Istri, Problematika | Tag: , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Kewajiban Menunaikan Amanah


(ditulis oleh: Al-Ustadz Saifuddin Zuhri, Lc.)

 الْـحَمْدُ لِلهِ الَّذِي فَرَضَ عَلَى الْعِبَادِ أدَاءََ الْأمَانَةِِ، وَحَرَّمَ عَلَيْهِمْ الـْمَكْرَ وَالْـخِيَانَةَ وَأشْهَدُ أنْ لاَ إلَهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةَ مَنْ يَرْجُوْ بِهاَ النَّجَاةَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ ورَسُوْلُهُ الَّذِي خَتَمَ اللهُ بِهِ الرِّسَالَةَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الـْمَوْصُوْفُوْنَ بِالْعَدَالَةِ وسَلَّمَ تَسْلِيْمَا، أَمَّا بَعْدُ:

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Mengawali khutbah ini kami berwasiat pada diri kami pribadi dan seluruh hadirin untuk bertakwa kepada Allah l. Yaitu agar kita menjaga dan membentengi diri dari kemarahan serta siksa Allah l. Dan hal ini adalah dengan menjalankan perintah-perintah-Nya sekuat kemampuan kita serta dengan menjauhi segala larangan-Nya. Baca lebih lanjut

Categories: Amanah, Keluarga | Tag: , , , | 1 Komentar

Blog di WordPress.com.